Merdeka! PT DNA Rayakan 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia dengan Semangat Nasionalisme dan Kreativitas
18 Agustus 2025, dalam memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Caliana Indonesia powered by PT Data Nusantara Adhikarya, menyelenggarakan rangkaian acara penuh dengan semangat dan makna. Dengan tema “Bersama Kita Berjuang, Bersama Kita Menang”, seluruh karyawan dari berbagai divisi bersatu dalam perayaan yang memadukan unsur budaya, edukasi, dan hiburan. Semua karyawan diwajibkan mengenakan pakaian adat, busana pahlawan nasional, atau baju yang mencerminkan kearifan lokal.
Baca juga: Terbongkar! Sistem Canggih yang Bisa Bikin Daftar Upacara Istana Merdeka Lebih Mudah
Acara ini tidak hanya sekadar memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar karyawan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Indonesia. Acara ini dimulai dengan kegiatan sharing session dari pemimpin PT DNA, yaitu Ibu Devi (CBO PT DNA), Bapak Muhammad Hanifah Nur Shafrudin (CTO PT DNA), Bapak Andik Santoso (Presiden Komisaris PT DNA), dan Bapak Akbar Rafsanjhani (CEO PT DNA).
Sharing session dimulai oleh Ibu Devi dengan materi “Dibalik Senyum ada Perang yang Tak Terlihat”, pembahasan yang menyentuh sisi emosional dan psikologis. Dari materi ini, ia mengingatkan bahwa di balik senyum seorang karyawan atau pemimpin, seringkali ada perjuangan tak kasat mata, entah itu tekanan, rasa lelah, maupun konflik batin. Dengan penuh empati, beliau mengajak semua peserta untuk lebih peka terhadap kondisi rekan kerja, serta menciptakan budaya perusahaan yang saling mendukung. Dilanjut dengan Bapak Hanif yang membahas tentang “Impostor Syndrome”. Beliau menjelaskan bahwa rasa kurang percaya diri dan merasa tidak pantas atas capaian yang diperoleh adalah tantangan nyata bagi banyak pekerja. Dengan berbagi pengalaman pribadi, beliau mendorong karyawan Caliana untuk lebih berani menghargai pencapaian diri sendiri, terus belajar, dan percaya bahwa setiap orang memiliki kontribusi berharga.
Bapak Andik membawakan materi “Arti Sebuah Perjuangan (Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia”, Menurut beliau, 80 tahun kemerdekaan bukan hanya simbol sejarah, melainkan juga pengingat bahwa setiap generasi memiliki perannya masing-masing untuk menjaga dan melanjutkan estafet perjuangan. Beliau menekankan pentingnya kerja keras, integritas, dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan di era modern. Bapak Akbar, menutup sharing session dengan pembahasan penuh refleksi, yaitu “Merdeka dari Idealisme, Perjuangan Batin Seorang Pemimpin”. Beliau mengungkap sisi lain dari perjalanan seorang pemimpin. Beliau berbicara tentang pergulatan batin antara idealisme dan realitas bisnis yang seringkali penuh kompromi. Menurutnya, kemerdekaan sejati seorang pemimpin adalah ketika mampu menyeimbangkan antara visi ideal dengan kebutuhan praktis, tanpa kehilangan arah dan nilai yang diyakini.
Selain sharing session, acara peringatan kemerdekaan di PT DNA juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan bernuansa nasionalisme. Lomba dimulai dengan PBB Challenge (lomba baris-berbaris), tarik kertas, dan jangan pilih warna itu. Kemudian, sebagai apresiasi usaha karyawan, panitia juga memberikan hadiah kepada 4 orang pemenang kostum terbaik.
Perayaan 80 tahun kemerdekaan oleh Caliana Indonesia bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga wujud nyata rasa syukur dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Semoga semangat ini terus terjaga dan menginspirasi banyak pihak untuk terus berkarya bagi negeri.
